


Durmitor, Montenegro (by Jelena1)
Coba bayangin kalo kamu yang tinggal yang di rumah di pinggir danau itu. Damai banget kan rasanya? Jangan jadiin itu tempat tinggal tetap sih, tapi tempat tinggal untuk liburan aja. Kenapa? Mungkin kamu bakal kesepian juga ke sana… atau tergantung seberapa menggelitiknya imajinasi kamu karena, dengan imajinasi, kamu gak akan pernah kesepian.
Bayangin kamu bisa renang di danau itu setiap kalinya, selama yang kamu mau. Bayangin kamu bisa dapet ketenangan yang hakiki di sana, gak akan terganggu sama apapun, kecuali kicauan burung atau sesekali suara desah angin di antara dedaunan…
Kamu akan damai di sana, sendiri atau bersama siapapun yang kamu cintai. :)

Submitted by psychology2010
Apa karena orang-orang biasa (cenderung stupid) lebih sering menikmati hidup dengan jalan mereka masing-masing dibandingkan dengan orang yang berintelegensi tinggi?
Mereka yang berintelegensi tinggi mungkin lebih sering menghabiskan waktunya di dunia bisnis atau ilmu pengetahuan, begitu sibuknya sampai mereka melupakan kebutuhan rohani mereka…
Bersyukurlah kalau kamu bukan orang yang seperti itu. :)
(Source: psych-facts)
Lagi marak-maraknya nih ya di Indonesia, cewe-cewe dan cowo-cowo kece bikin boyband dan girlband gitu. Dari yang pertama banget, SM*SH dan 7 Icons, sampai Cherrybelle dan lain-lain (saya cuma apal tiga itu aja hehe).
Yang bikin saya agak terganggu di sini itu… kebanyakan boyband dan girlband Indonesia merekrut anggotanya berdasarkan fisiknya, bukan kemampuan menyanyi dan menarinya. Ketika hanya daya tarik fisik aja yang diandalkan, menurut saya mereka itu seolah “menjual diri” mereka, maaf kalau kata-kata saya agak kasar.
Tapi, kamu agak setuju gak dengan saya? Kebanyakan girlband menggunakan kostum yang cukup menarik perhatian para penontonnya, sehingga mereka menonton mereka, meskipun dari segi vokal maupun kemampuan dance mereka bisa dibilang kurang memikat.
Boyband juga… mereka kurang menonjolkan sisi kemaskulinan mereka, kata saya. Lucu aja ngeliat mereka nari-nari di panggung, dengan suaranya yang seperti itu, dan dengan model rambut agak mirip cewe. Please, kalian sadar gak kalian cowo? Tolong perlihatkan kejantanan kalian sedikit aja, jangan kaya banci perempatan gitu. (Maaf)
Yah, kembali lagi. Semua orang punya jalan hidupnya masing-masing. Kalo mereka memilih ingin membuat boyband atau girlband, kenapa enggak? Selama mereka menikmatinya dan mereka merasa percaya diri dan menjadi diri mereka seutuhnya dengan cara seperti itu, kenapa mesti dilarang-larang? Kebebasan itu dihargai, selama masih dalam batas-batas norma. :)
Maliq & d’Essentials - Mata Hati Telinga
Satu cerita tentang manusia
Coba ‘tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta di atas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya?
Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia
[reff:]
Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
Adakah kau rasakan kadang hati dan pikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang ‘kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak pernah terpecahkan
[back to reff:]
Tipikal.
Jujur aja, agak bosen sebenernya ngeliat orang-orang yang kaya gitu tuh. :)
Dari SD sampe sekarang SMA suka ada aja gitu ya orang yang kaya gitu. Merasa dirinya cantik atau ganteng, sok iye, sok-sok merasa dirinya lebih berkelas dibanding orang-orang yang lain, sok-sok ngerasa keren karena udah gonta-ganti pacar, dll.
Yah, memang sih orang kan beda-beda. Temen saya juga pernah bilang, agak naif kalo kamu menilai sesuatu dari salah atau benarnya (karena memang ada sesuatu yang berada di antara kedua itu).
Saya juga ga tau kenapa saya nulis tentang tipikal orang yang seperti ini di tumblr saya. Cuma ingin ngeluarin unek-unek, anggap aja begitu. Sebenernya, menurut saya sih selama mereka gak mengganggu perdamaian kehidupan saya, gak ada salahnya juga. Perbedaan itu cantik, kan? :)